Kesejahteraan Guru RA Masih Rendah

Kesejahteraan Guru RA Masih Rendah

Kesejahteraan Guru RA Masih Rendah

Kesejahteraan Guru RA Masih Rendah

BANDUNG-Keinginan masyarakat untuk menjadi tenaga

menjadi tenaga pendidik (guru) khususnya menjadi guru Raudhatul Ahtfal (IGRA) masih rendah, tidak seperti menjadi guru pada umumnya.

Ketua Ikatan Guru Raudhatul Ahtfal (IGRA) Jawa Barat, Siti Lathifah mengatakan, kondisi ini terjadi karena kesejahteraan guru RA saat ini dibawa dari guru Taman Kanak-Kanak (TK).

“IGRA selalu mengupayakan guru-guru RA

untuk mendapatkan hak-haknya, karena masih banyak yang mendapatkan upah yang sangat kecil,” ucap Siti, dalam sambutan di acara Workshop Cipta Lagu Usia Dini serta pembinaan Kepala dan Guru Radhatul Athfal (RA) se-Kota Bandung di Aula Mesjid Mujahidin, Jalan Sancang, Kota Bandung, Kamis (02/03).

Menurut Siti, meski tingkat kesejateraan guru RA dibawah rata-rata dengan pendapatan yang kurang, pihaknya tetap komitmen untuk selalu berusaha mencerdaskan anak bangsa.

“Kita selalu mengupayakan hak-hak guru RA

yang belum tercapai sampai saat ini, kita memiliki banyak harapan dan salah satunya ialah meningkatkan kesejateraan guru-guru RA yang selama ini masih di bawah standar kesejateraan pengajar,” tuturnya.

 

Sumber :

https://www.wattpad.com/725467395-mereka-juga-tegak-lurus-terhadap-arah-gelombang-em

You may also like...