Kisruh PPDB SMP 3 Balikpapan Sudah Klir, Nih Hasilnya

Kisruh PPDB SMP 3 Balikpapan Sudah Klir, Nih Hasilnya

Kisruh PPDB SMP 3 Balikpapan Sudah Klir, Nih Hasilnya

Kisruh PPDB SMP 3 Balikpapan Sudah Klir, Nih Hasilnya

Kisruh penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Balikpapan, Kaltim, m

endapat perhatian dari anggota dewan. Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh bersama Komisi IV yang dipimpin Mieke Henny mendatangi SMP 3 Balikpapan, Jalan Indrakila, Strat III, Gunung Samarinda, Balikpapan Utara, kemarin siang, sekitar pukul 14.00 Wita. Mediasi antara pihak sekolah dan perwakilan warga pun dilakukan untuk mencari titik terang.

Menurut Kepala SMP 3 Balikpapan Eny Wahyuni, aksi warga tersebut hanyalah kesalahpahaman. Dia menegaskan, pihaknya akan menerima para pendaftar yang berdomisili di sekitar sekolah.

“Kami mau menerima mereka, tapi koordinasi dulu ke Disdikbud.

Tadi pagi (kemarin) sudah bertemu sama warga, dan kami sudah klirkan. Sudah kami tampung semua,” jelas kepala sekolah yang baru menjabat empat bulan itu.

Titik terang permasalahan tersebut juga ditegaskan oleh Abdulloh setelah mediasi. “Sudah selesai, enggak ada pendaftar yang enggak diterima. Nilainya juga hanya kurang nol koma, jadi masih bisa lah. Saya yakin bisa,” katanya.

Sementara itu, terkait jalan masuk ke SMP 3, DPRD akan

mengupayakan akses dari Jalan Soekarno-Hatta, Km 1,5. “Jalanan itu wajib, menjadi kebutuhan pokok sekolah. Dan untuk akses dari Jalan Soekarno-Hatta itu nanti akan diperbaiki, targetnya pada APBD-Perubahan. Sudah ada DED-nya (detailed engineering design). Dan 2018 nanti sudah bisa dieksekusi,” jelas Abdulloh.

Polemik warga dan sekolah dalam penerimaan siswa baru tak hanya terjadi di SMP 3. Pekan lalu, 25 orangtua mengaku tak bisa menyekolahkan anak mereka di SMP 22, Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. Mereka menuntut penambahan kuota bina lingkungan. Masalah ini pun masih berprose

 

Sumber :

https://www.thecontentscoop.com/technology-reshaping-indonesian-education/

You may also like...