Tim Robotik SMKN Ini Giat Berinovasi, Fokus Riset Pembangkit Pengganti BBM

Tim Robotik SMKN Ini Giat Berinovasi, Fokus Riset Pembangkit Pengganti BBM

Tim Robotik SMKN Ini Giat Berinovasi, Fokus Riset Pembangkit Pengganti BBM

Tim Robotik SMKN Ini Giat Berinovasi, Fokus Riset Pembangkit Pengganti BBM

Kreativitas harus diasah. Ide-ide mesti ditumbuhkan. Mumpung masih duduk di bangku sekolah

, siswa harus aktif dan kreatif. Itulah semangat yang diusung tim robotik SMK Negeri 2 Surabaya.

SUNGGUH beruntung Elite, tim robotik SMKN 2. Mereka mendapat dukungan yang besar dari sekolah. Dengan dukungan itu, mereka berusaha terus berkiprah. Tidak hanya mengikuti ajang yang bersifat perlombaan atau kompetisi. Tapi, juga berpartisipasi dalam karya ilmiah.
Tim Robotik SMKN Ini Giat Berinovasi, Fokus Riset Pembangkit Pengganti BBM
Tim Elite (Electronic Innovation Center) (Grafis: Rizky Agung/Jawa Pos/JawaPos.com)

Di bidang kompetisi, Elite cukup bisa bersaing. Tim yang berdiri sejak 2010 itu kerap menorehkan prestasi. Pada 2015, misalnya. Mereka berhasil masuk 10 besar lomba roket dalam sebuah kompetisi di Jogjakarta. Terbaru, April lalu, tim Elite meraih juara istimewa. Yakni, menyabet juara I, II, dan III pada sebuah kompetisi robot di ITS.

Pembimbing ekstrakurikuler robotik Elite Ervan Ade Pratama mengungkapkan,

beberapa tahun terakhir, kiprah tim Elite semakin bagus. Dukungan sekolah membuat tim Elite memungkinkan berkompetisi. Ada lomba-lomba robot di darat maupun di air.

Sesuai namanya, Elite (Electronic Innovation Center) memang tak sekadar utak-atik robot. Didukung para alumni, siswa-siswi proaktif berinovasi. ”Robot itu ketika lomba. Kalau sedang tidak lomba, ya berinovasi,” katanya.

Saat ini tim Elite sedang berinovasi membuat pembangkit. Yakni, dari tenaga angin kombinasi solar cell. Inovasi itu berawal saat riset pada 2015. Tim mengirim karya tulis tentang karya cipta maritim nasional di ITS. ”Kami membuat pembangkit, tapi di kapal,” terangnya.

Riset dilakukan di pesisir Pantai Kenjeran. Kapal-kapal di sana masih menggunakan bahan bakar minyak (

BBM). Dari situ muncul gagasan agar kapal bisa tetap berjalan meski tanpa minyak. ”Pakai pembangkit. Inilah yang kami perdalam,” jelasnya.

Kini tim riset pembangkit berfokus pada tahap pengerjaan dan uji coba. Jika pembangkit sudah sukses, riset bisa diperluas pada kapal. Inovasi dalam robotik memang terus berkembang.

Dia mencontohkan pada 2011. Tim berhasil merealisasikan robot pengepel lantai. ”Saat itu saya masih siswa. Ide itu muncul dari celetukan guru ketika ada kunjungan Bu Risma (wali kota Surabaya), ternyata akhirnya berhasil diwujudkan,” kenangnya.

Dia mengakui, dunia teknologi semakin berkembang pesat. Industri berlari sangat kencang. Karena itu, Ervan yang merupakan alumnus SMKN 2 mengajak adik-adik kelasnya untuk terus berinovasi.

Sebab, terang dia, sebagai SMK yang bergerak di bidang teknik, sudah sepantasnya sekolah itu unggul dalam bidang robotik. Motivasi kepada adik-adik kelas gencar dilakukan. Para alumni tidak segan berbagi ilmu. Bahkan, alumni yang sedang kuliah atau bekerja melibatkan adik-adiknya untuk bereksperimen. ”Sekalian belajar,” tuturnya.

Ervan yakin inovasi dan kreativitas pasti memiliki manfaat. ”Kita berprestasi dapat piala. Dapat kebanggaan, dapat juara, dapat hadiahnya. Hadiahnya digunakan untuk pengembangan, untuk inovasi lagi, untuk lomba lagi,” bebernya.

 

Sumber :

https://www.newscredit.org/gurependikan-com-learning-while-on-the-move/

You may also like...