Perhelatan O2SN Tingkat Provinsi 2019 Dibuka Wagub

Perhelatan O2SN Tingkat Provinsi 2019 Dibuka Wagub

Perhelatan O2SN Tingkat Provinsi 2019 Dibuka Wagub

Perhelatan O2SN Tingkat Provinsi 2019 Dibuka Wagub

Perhelatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019

dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), Uu Ruzhanul Ulum didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika di Gelanggang Olahraga (GOR) Tri lomba Juang, Jln. Pajajaran No. 80, Kota Bandung, Senin (22/7/2019).

Pelaksanaan O2SN yang digelar mulai 22 hingga 25 Juli ini, diikuti 869 siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah luar biasa (SLB).

Mereka terdiri dari 432 siswa SMA dan 437 siswa SLB dari seluruh kabupaten/kota

. Untuk jenjang SMA, akan dihelat 5 perlombaan. Sedangkan jenjang SLB melombakan 6 bidang olahraga.

Di jenjang SMA, lima lomba tersebut adalah renang putra dan putri, bertempat di kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), bulutangkis putra dan putri (GOR Lodaya), atletik putra dan putri (Stadion Atletik Pajajaran), karate putra dan putri (GOR Sasakawa Pajajaran) serta pencak silat putra dan putri (GOR Tri Lomba Juang Pajajaran).

Sedangkan di jenjang SLB, yakni bulutangkis putri jenjang SMPLB (Hotel Teratai)

, bocce putri jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB serta catur putra dan putri jenjang SDLB/SMPLB/SMALB (Hotel Grand Lembang). Selain itu, lari 80 meter putra jenjang SDLB, lari 100 meter putra jenjang SMPLB dan SMALB serta balap kursi roda putra jenjang SMPLB (GOR Pajajaran).

Menumbuhkan Bakat Siswa

Dalam sambutannya, Wagub mengatakan, pelaksanaan O2SN bertujuan meningkatkan kompetensi siswa di bidang olahraga. “Kita senantiasa memfasilitasi tumbuhnya minat dan bakat siswa di bidang olahraga. Selain itu, kita akan melakukan pembinaan guna meningkatkan prestasi mereka,” ucapnya.

Wagub pun mengapresiasi Disdik Jabar yang setiap tahun konsisten menyelenggarakan O2SN. Ia pun berharap para peserta mampu memiliki jiwa sportif, kompetitif, bersahabat, dan cinta tanah air. “Kalian harus menjadi talenta-talenta terbaik Jawa Barat,” imbaunya.

Di tempat yang sama, Kadisidik Jabar pun memberi semangat kepada seluruh siswa yang akan bertanding. Selain mampu menumbuhkan jiwa sportivitas, Kadisdik berharap para siswa mampu menumbuhkan perilaku hidup sehat.

“Dengan pendidikan formal, melalui mata pelajaran jasmani dan kegiatan ekstrakurikuler, siswa diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keolahragaan dan menerapkan perilaku hidup sehat dengan mencintai aktivitas olahraga,” harapnya.

Melalui O2SN, tambah Kadisdik, seluruh peserta diharapkan mampu menanamkan nilai dan karakter positif. “Kalian harus mampu menanamkan nilai moral, kedisiplinan serta membina dan memperkokoh persatuan demi ketahanan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, seorang peserta O2SN, Nanda Shalsyabila Putri mengatakan, ini adalah tahun terakhir ia mengikuti ajang tersebut. Sehingga, ia akan berupaya optimal guna mendapatkan hasil terbaik. “Semoga tahun ini saya dapat memberikan hasil terbaik, bisa menjadi juara satu,” harap atlet kontingen Kabupaten Bekasi tersebut.

Siswa SMAN 1 Tambun itu memaparkan, ia mulai menggeluti olahraga karate sejak duduk di kelas 4 sekolah dasar (SD), mengikuti jejak ibunya yang juga atlet karate. Melalui karate, selain mampu menyalurkan bakatnya, ia juga banyak mendapatkan manfaat dari hobinya tersebut.

“Selain bisa membela diri, sehat jasmani, dan meraih prestasi, karate juga dapat menjadi karier di masa depan,” ucap siswa kelas XII tersebut.***

 

Sumber :

https://dogetek.co/sejarah-voc-di-indonesia/

You may also like...