Biografi Jack Dorsey (Pendiri Twitter)

Biografi Jack Dorsey (Pendiri Twitter)

Jack Dorsey, Lahir di St Louis, Missouri tanggal 19 November 1976, merupakan tidak benar satu berasal dari tiga pendiri Twitter yakni Biz Stone, Evan Willliams, dan Jack Dorseysendiri.

Jack Dorsey jadi tertarik pada dunia perangkat lunak (software) pada umur 14 tahun. Dia mengidamkan menciptakan perangkat lunak Open Source aplikasi yang terkait bersama dengan rute taksi dan kurir pengiriman. Ia jadi menekuni dunia programming sementara tetap sekolah di Bishop DuBourg High School. Setelah lulus, ia sekolah di Universitas New York. Ide untuk menciptakan twitter berawal berasal dari keinginannya menciptakan sebuah web site yang mengkombinasikan cakupan luas piranti lunak pengirim dan keasyikan bertukar pesan pendek.

Setelah kuliah di University of Missouri dan di New York, ia ganti ke California. Pada sementara itu, pesan instan terlalu jadi luar biasa, bersama dengan AOL Instant Messenger fasilitas yang terlalu populer. Dorsey memandang hal ini dan bertanya-tanya apakah ia dapat mengkombinasikan ide-ide mulanya untuk sedia kan fasilitas pengiriman pesan status. “Bagaimana kecuali Anda dapat share status Anda bersama dengan semua teman-teman Anda terlalu mudah, supaya mereka jelas apa yang Anda lakukan, tetapi Anda tidak mengidamkan harus menulis semua blog entry atau Live Journal entry?”

Seiring berjalannya sementara dan Jack tengah repot bekerja pada sebuah solusi pengiriman berbasis web, ia beranggap apakah pesan teks SMS dapat dimasukkan ke didalam rancangan pesan status interaktif. Kemudian Evan Williams, seorang mantan eksekutif Google, sedia kan dana investasi dan berbarengan bersama dengan Dorsey dan Stone untuk operasional twitter, Inc. Pada awal 2006 mereka udah siap, tetapi tidak terlalu memiliki trik peluncuran yang aktif. Jejaring sosial Twitter pada akhirnya berhasil diluncurkan oleh Jack Dorsey bersama dengan dukungan Biz Stone dan Evan Williams pada bulan Agustus th. 2006 bersama dengan alamatwww.twitter.com. Twitter terhitung fasilitas microblogging, karena hanya sedia kan 140 cii-ciri per post. Berbeda bersama dengan Blogger, WordPress, dan Multiply yang menambahkan kebebasan kuantitas cii-ciri per post.

Seperti jejaring sosial lainnya, Twitter diserbu oleh para calon anggotanya. Dorsey yang kewalahan mengidamkan menfokuskan perhatiannya pada usaha barunya tersebut. Dengan berat hati ia meninggalkan statusnya sebagai mahasiswa Universitas New York dan profesi sebelumnya
yaitu sebagai programmer di sebuah fasilitas pengiriman kurir dan taksi. Hingga sementara ini, kuantitas anggota twitter melonjak drastis, karena tambah pentingnya berita dan teknologi.

Pendiri Twitter Ternyata Seorang Hacker

Pendiri Twitter Jack Dorsey memiliki kisah unik sebelum saat membangun karier sebagai seorang teknopreneur. Jack menceritakan, sebelum saat mendirikan perusahaan, dia melamar pekerjaan ke sebuah perusahaan bidang pengiriman terbesar dunia. “Saya tetap kuliah sementara itu. Dan saya mengidamkan sekali bekerja di industri pengiriman,” kata Dorsey, sementara berbicara di acara Techonomy Detroit, layaknya dikutip Venture Beat.

Tapi Dorsey melakukannya bersama dengan langkah unik. Dia meretas atauhacking ke didalam proses e mail perusahaan untuk beroleh Info lebih mendetail tentang pekerjaan tersebut.

Tapi sementara mengecek web site punya perusahaan yang berbasis di New York itu, dia menemukan celah: tak tersedia Info tentang kontak yang dapat dihubungi. “Kemudian saya menemukan lubang di server web site mereka dan menemukan e mail korporat. Saya lantas mengirim e mail kepada petinggi di perusahaan itu dan mengatakan tersedia celah di lubang keamanan proses mereka. Saya terhitung mengatakan langkah menangani masalah itu,” ucap pria yang terhitung pendiri fasilitas transaksi online Square ini. Upaya Dorsey berhasil. Seminggu lantas Jack Dorsey diterbangkan ke New York, dan diterima bekerja di perusahaan itu.

Hingga sekarang pun Dorsey mengaku tetap terkesima bersama dengan New York. Bukan rahasia pula kecuali dia pernah bermimpi menjadi walikota New York. Dorsey sebetulnya tumbuh bersama dengan mencintai kota dan peta. Kecintaan ini yang pada lain mendorong Dorsey menciptakan software untuk digunakan di industri pengiriman. Bahkan, tidak benar satu software open source yang diciptakannya hingga sementara ini tetap digunakan di sejumlah perusahaan taksi.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :

You may also like...