Game Edukatif Mahasiswa IPB University Juarai Pimnas di Bali

Game Edukatif Mahasiswa IPB University Juarai Pimnas di Bali

Game Edukatif Mahasiswa IPB University Juarai Pimnas di Bali

Game Edukatif Mahasiswa IPB University Juarai Pimnas di Bali

Deasy Ramatia, Mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB University berhasil

mendapatkan piala juara harapan tiga esai nasional dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) non Progam Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019 di Universitas Udayana Bali (26-28/08). Acara ini diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan diikuti oleh perwakilan mahasiswa hampir dari seluruh Indonesia.

Arus globalisasi semakin meluas di kalangan pemuda Indonesia. Tidak sedikit pemuda yang mulai terbawa arus dan melupakan kearifan budaya Indonesia. Contohnya generasi muda lebih menyukai untuk menggunakan bahasa inggris dan pakaian ala western daripada bahasa dan budaya pakaian dari daerahnya.

“Padahal, sangat banyak budaya Indonesia yang dapat digali lebih dalam seperti bahasa daerah

, suku budaya, dan adat istiadat setempat,” tutur Deasy yang beberapa minggu lalu juga mengikuti ASEAN Bamboo Congress di Filipina.

Lebih lanjut Deasy menjelaskan gagasan yang ia kembangkan adalah suatu permainan kartu edukatif sebagai media pembelajaran. Metode learn play implementation ia pilih sebagai cara memasukkan unsur-unsur kearifan lokal kepada permainan kartu yang bernama Quarnas (Quarted Nasionalisme). Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk membantu meningkatkan minat pemuda terhadap kearifan lokal Indonesia.

“Dengan adanya kartu ini diharapkan mereka bisa mengganti kebiasaan bermanin game yang kurang

edukatif dengan Quarnas ini yang di dalamnya sudah terkandung pelajaran-pelajaran tentang kearifan lokal,” tutur Deasy yang juga merupakan finalis mahasiswa berprestasi IPB University.

Ke depannya Deasy berencana agar idenya ini dapat diketahui oleh pemerintah agar dapat diwujudkan, ia juga berencana untuk membentuk suatu platform yang merangkum kearifan lokal dari seluruh Indonesia yang nantinya terintegrasi ke Quarnas.

Deasy juga berharap untuk masyarakat luas agar tetap mempertahankan identitas bangsa khususnya kearifan lokal di tengah arus modernisasi yang datang, terkhusus juga bagi para pemuda yang akan meneruskan negara ini ke depannya. (

 

Baca Juga :

You may also like...