Pemilu 2019 Rentan Serangan Cyber, Ini Kata Pengamat

Pemilu 2019 Rentan Serangan Cyber, Ini Kata Pengamat

Pemilu 2019 Rentan Serangan Cyber, Ini Kata Pengamat

Pemilu 2019 Rentan Serangan Cyber, Ini Kata Pengamat

Serangan cyber makin marak terjadi terutama dalam momen tertentu.

Misalnya menjelang Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April mendatang. Momen ini dimanfaatkan oleh para hacker untuk mencuri data berharga, bahkan mengacaukan Pemilu 2019.

Serangan cyber ini harus dibendung oleh Pemerintah Indonesia guna mensukseskan Pemilu 2019

. Khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sasaran utama serangan cyber. Tahun 2018 lalu, situs KPU Jawa Barat pernah diretas.

Beragam cara harus dilakukan KPU dan stakeholder untuk mengatasi cerangan cyber selama momen Pemilu 2019 berlangsung. Mulai dari meingkatkan sistem keamanan dan lainnya.

Terkait rentannya serangan cyber terhadap stakeholder khususnya KPU, Redaksi

.ID meminta tanggapan Alfons Tanujaya, Pengamat Sekuriti PT. Vaksincom melalui pesan singkat.

“Tentunya penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU menjadi target yang paling menarik untuk diserang karena semua mata tertuju ke KPU. Baik pihak-pihak yang tidak memiliki hubungan seperti peretas yang ingin eksis dan pamer atau pihak yang berkepentingan misalnya mengacaukan pemilu dan secara tidak langsung berusaha mendelegitimasi pemilu. Ini akan terjadi dan mencapai puncaknya pada tanggal 17 April dan beberapa saat setelah pemilu selesai hingga hasil di umumkan,” ujar Alfons.

 

Sumber :

https://mlwcards.com/

You may also like...